Aku tersudut duduk sepi disebelah kota tua
Aku tuliskan mimpiku digedung-gedung yang seharusnya sudah roboh
Aku berhenti
Meluluhkan asa
Tak ada sehelai kertas yang mampu kuremas
Hingga amarahku tak terlepaskan
Mungkin disini ada harapan
Tempat ku kembali menatap mentari
Dimana saat pagi aku berdiri dan kau
Menyentuh hangat sinarnya
Air,dimana air itu
Yang mampu membasahiku
Membersihkan dari penat
Mendinginkan dari rasa sesak
Apakah kau tahu
Bila sang surya tenggelam ada seribu malaikat yang merindukannya
Apakah kau tahu saat senja mulai redup
Banyak hati yang takut untuk hidup
Apakah kau tahu saat kau tertidur
Hanya aku yang memimpikanmu
Dan apakah kau tahu
Saat kau terbangun
Aku mulai memikirkanmu..
Kata-kata itu seindah langit malam dengan banyak bintang
Tanpa ada awan hitam yang hendak menurunkan hujan
Moga apa yang kau kirimkan dan kau harapkan tentang ku akan jadi kenyataan
Diantara banyak mimpi mungkin akan kau singgahi
Salah satu nya saat aku tengah menanti
Dan jika pagi datang semua hilang
Dan jika malam pulang kuharap semua tenang..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar